Sirajatunda: Biasa, tapi Tidak Biasa

Contradixie
0


Judul        : Ikhtiar yang Tak Benar-Benar

Penulis      : Nukila Amal

Penerbit    : KPG


Di satu sisi saya merasa buku ini biasa-biasa saja, tetapi di sisi lain ada semacam daya tarik tersendiri yang membuatnya terasa asyik, seru, tidak biasa, dan punya ledakan.


Mengapa terasa biasa? Karena ia gampang dibaca. Konfliknya sangat umum, bahasanya ringan, dan terlalu banyak sudut pandang pencerita yang kemudian membuat kedalaman tokohnya tidak bisa lebih jauh dimasuki. Namun, ia menarik justru karena semua hal yang saya sebutkan tadi.



Konfliknya memang umum, cenderung sederhana, terkesan bisa dituliskan oleh siapa pun, tetapi Nukila Amal mampu menyajikannya dengan nikmat sekalipun menggunakan kalimat yang sungguh sangat sederhana. Berbagai sudut pandang tokoh ini juga bisa dimasukkan sebagai nilai tambah. Walaupun penulis masih cenderung kesulitan membuat gaya berbahasa tokoh-tokohnya terlihat berbeda, sebagai pembaca saya cukup mengapresiasi itu. Memang tidak mudah membuat setiap karakter punya gaya tutur sendiri, jadi Nukila sudah berusaha sejauh kemampuannya.


Konflik sederhana yang saya maksud adalah persoalan sifat pasangan yang dianggap amat banyak alasan untuk menunda segala pekerjaan. Sangat sederhana karena ia sudah melewati fase yang umumnya dikhawatirkan pasangan lain, yaitu permasalahan ekonomi. Pasangan ini mempunyai mobil, rumahnya dua lantai, punya ruang khusus untuk melakukan hobi seperti menulis dan bermain gim, serta mereka makan menggunakan garpu.


Gaya berceritanya asyik-asyik saja, tetapi saya tetap merasa berjarak karena denting garpu yang bersentuhan dengan piring keramik terasa terlalu jauh dari lingkungan yang pernah dan sedang saya alami. Namun, ini adalah salah satu buku yang membicarakan persoalan hidup golongan kelas atas yang membuat saya merasa sangat menikmati gaya berceritanya. Tetap ada eksplorasi batin manusia di sana, tetap membuat kita bisa berempati di beberapa titik.



  • Newer

    Sirajatunda: Biasa, tapi Tidak Biasa

Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
3/related/default