Sejak Awal Kita Disabotase Negara

Contradixie
0


Judul            : Piramid

Penulis        : Ismail Kadare

Penerjemah : Dwi Pranoto

Penerbit        : Marjin Kiri 


Jika sejak kecil kita hidup di lingkungan yang serba kekurangan dari segi fasilitas, kita akan memahami bahwa itu adalah sebuah kewajaran. Lahir dan tumbuh di bawah pegunungan, sangat jauh dari pusat peradaban, tidak ada listrik, tidak ada jalan beraspal. Sekian lama memahami ini sebagai sebuah kewajaran dan mungkin hanya sampai situ saja yang patut kami dapatkan.


​Tahun berganti tahun, saya pergi jauh dan semakin jauh, untuk kemudian pulang dan menemukan bahwa tidak banyak yang berubah dari daerahku, kecuali orang-orangnya yang menua dan sebagian telah berpulang.


​Jarak 30 km harus ditempuh lebih dari dua jam karena jalan yang berlubang, becek dan lengket saat hujan, keras dan berdebu ketika kemarau. Perihal jalanan beraspal, sudah masuk dalam agenda 5 tahunan para calon pemimpin. Ini janji yang rutin disebutkan, semacam alat untuk mengiming-imingi para pemilih. Namun, ketika terpilih, yang terjadi sangat jauh dari harapan. Padahal, apa sih susahnya mewujudkan keinginan besar dari rakyat? Oh, ternyata bukan karena susah, tapi karena tidak ingin. Semacam cara dari penguasa untuk menyabotase kehidupan warganya: buatlah mereka lelah dalam perjalanan sehingga tidak punya waktu lagi untuk mempertanyakan segala hal yang menyimpang dari pemimpinnya.


​Ini hanyalah satu dari banyaknya penderitaan, ketidaksetaraan, ketidakadilan, dan pengkhianatan yang dilakukan para petinggi negara kepada kita sebagai warganya. Bukan karena tidak mampu memberi fasilitas layak, kesetaraan, dan keadilan dari hulu ke hilir, namun memang tidak ingin. Lebih tepatnya, sengaja dibiarkan. Sebab, sebagaimana yang diutarakan Hemiumu pada Firaun Cheops dalam buku ini, bahwa kemakmuran, yang membuat masyarakat hidup mandiri dan bebas dalam berpikir, juga secara umum membuat mereka lebih membangkang terhadap pemerintah.


​Sebagaimana piramid dibangun untuk menyerap energi masyarakat, membuat letih dan hancur jiwa raga, demikian pula KDMP dan MBG yang diprogram untuk menyibukkan masyarakat pada kasus keracunan anak-anaknya. Energi kita dikuras habis-habisan sampai akhirnya, mungkin, ada yang terpaksa menyerah duluan.

  • Newer

    Sejak Awal Kita Disabotase Negara

Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
3/related/default