Kedai Klaras: Tempat Ngopi di Blitar yang Dekat Kebon Rojo

Contradixie
0

 


Sejak ruang-ruang publik semakin menipis jumlahnya sementara kebutuhan warga semakin meningkat untuk akses pada ruang terbuka yang gratis, maka warung kopi menjadi pilihan paling masuk akal untuk bersua, berjumpa, mewujudkan agenda, atau sekadar menghabiskan waktu—baik bersama kerabat maupun sendirian. Sekalipun tidak gratis, tapi fasilitas yang disediakan memang menjadi daya tukarnya.

Aku sempat berada pada pemikiran bahwa warung kopi di Blitar tidaklah sebanyak di kota-kota lain. Padahal belum sempat mencoba mencari terlalu jauh, namun aku sudah membuat kesimpulan lebih dulu. Benar bahwa aku pernah mengunjungi beberapa warung kopi di Blitar, baik di daerah kota maupun kecamatan, dan sebagian besar di antaranya selalu kukunjungi berulang-ulang, namun bukan berarti itu membuktikan sebaliknya. Justru itu seperti menekankan bahwa memang hanya ada sedikit saja café di Blitar yang asik dikunjungi untuk sekadar nongkrong biasa.

Beberapa tahun lalu aku sudah sempat menulis beberapa ulasan tentang tempat-tempat ngopi di Blitar yang menurutku layak dikunjungi, namun semua itu berhenti hingga begitu lama. Tepatnya baru kulanjutkan lagi kurang dari seminggu ini. Semata karena merasa bahwa warung kopi di Blitar tidak bisa lagi disebut sedikit. Jumlahnya semakin banyak, alternatif untuk duduk-duduk santai sudah memadai, maka tidak ada salahnya aku berusaha memetakan mereka kembali. Mungkin bukan memetakan, tapi sekadar mencatatnya untuk dapat mengingat bahwa aku pernah menjejakkan kaki di sana.



Pertemuan dengan Kedai Klaras, kedai kopi baru yang kemunculannya masih sangat belia, sebenarnya hanya kebetulan. Saat tengah membuka-buka media sosial dan dapat informasi bahwa ada warung kopi baru lahir nih di Blitar. Melihat sudut-sudut ruangnya yang warna-warni, menú-menunya yang bikin ngiler, lokasinya yang strategis, aku tidak mau menunda-nunda lagi.

Aku tiba di kedai ini sebelum setengah empat sore, pengunjung sudah lumayan banyak, tapi masih banyak juga tempat duduk yang kosong. Aku memilih duduk di bagian samping, atau sebut saja área outdoor, yang memiliki dua tipe tempat duduk. Ada sofa biru dengan kapasitas 4 orang, juga ada kursi santai dengan kapasitas dua orang. Semuanya nyaman, semuanya sangat cantik ketika dijadikan objek foto.

Sempat mengambil beberapa foto, baik foto diri maupun objek-objek yang nantinya akan dimuat di konten. Jujur sangat senang karena hasil jepretannya tidak ada yang jelek. Terutama foto-foto yang diambil dengan latar genteng berwarna merah (atau oren), terlalu memuaskan. Aku sangat merekomendasikan siapa pun yang nantinya berkunjung ke Kedai Klaras untuk tidak lupa mengambil foto di spot tersebut. Dijamin foto kalian akan terlihat lebih estetik, lebih cerah, lebih memukau.



Bagi yang ingin berkunjung ke tempat ini dan punya agenda lain semisal lari sore—sebagaimana yang saya lakukan, maka itu pilihan yang sangat tepat. Karena Kedai Klaras ini hanya sekitar 400 meter dari Kebon Rojo. Jadi sembari menunggu makanan yang kalian pesan datang, atau agak dingin, kalian bisa banget berlari barang sebentar memutari área Kebon Rojo.



Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
3/related/default